Kota Kelahiran Ronaldo Medaeira tergenang air

VIVAnews – Sedikitnya 32 orang masih hilang akibat banjir hebat di Pulau Medeira, Portugal akhir pekan lalu. Hingga Selasa 23 Februari 2010, tim penyelamat masih mencari 32 orang yang dinyatakan hilang tersebut.

Seperti dikutip dari laman stasiun televisi BBC, korban tewas tetap berjumlah 42 orang.
Baca lebih lanjut

SBY hanya nomor kesekian soal gaji.

Dari Singapura

Perdana Menteri Singapur Lee Hsien Loong
Gaji 2,47 Juta USD Per Tahun -> 32,8 Miliar -> 2,7 Miliar Per Bulan.

Dari Hongkong

Kepala Pemerintahan Hongkong Donald Tsang Yum-Kuen
Gaji 516.000 USD Pertahun -> 5,9 Miliar -> 494 Juta Per Bulan.

Dari Amerika

Presiden Amerika Barack Obama
Gaji 400.000 USD Pertahun -> 4,6 Miliar -> 383 Juta Perbulan.

Dari Irlandia

PM Irlandia Brian Cowen
Gaji USD 341.000 Pertahun -> 3,9 Miliar -> 326 Juta Perbulan.

Dari Prancis

Presiden Prancis Nicholas Sarkozy
Gaji USD 318.000 -> 3,6 Miliar -> 304 Juta Perbulan.

Sedangkan Dari Indonesia

Dan Gaji PRESIDEN KITA INDONESIA (Bpk SBY) Sebesar
Gaji pokok Rp 30.240.000
Tunjangan jabatan Rp 32.500.000
Total Rp 62.740.000.

Ternyata Isu Yang Selalu Bilang Gaji KETUA KPK Lebih Besar Ternyata Salah…
Karena Gaji KETUA KPK Sebesar 62 Juta Pas, Cuma Beda 7 Ratus 40 Ribu

Wakil Presiden:
Gaji Pokok Rp 20.160.000
Tunjangan jabatan Rp 22.000.000
Total Rp 42.160.000

Ketua DPR:
Gaji pokok Rp 5.040.000
Tunjangan jabatan Rp 18.900.000
Uang paket Rp 2.000.000
Komunikasi Intensif Rp 4.968.000
Total Rp 30.908.000

Ketua Mahkamah Agung (MA):
Gaji pokok Rp 5.040.000
Tunjangan jabatan Rp 18.900.000
Uang paket Rp 450.000
Total Rp 24.390.000

Kuburan Hitler di Ngagel Surabaya Indonesia?

VIVAnews – Diktator Jerman, Adolf Hitler diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945. Namun, fakta itu kini dipertanyakan.

Seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, Senin 28 September 2009, Program History Channel Documentary Amerika Serikat menyatakan tengkorak milik Hitler yang disimpan Rusia bukan milik pemimpin NAZI tersebut.

Itu adalah tengkorak perempuan berusia di bawah 40 tahun, bukan Hitler yang dinyatakan meninggal di usia 56 tahun.

Penemuan ini, menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Hitler tidak mati pada 1945. Dia diduga melarikan diri dan mati di usia tua.

Sejumlah teori beredar soal dimana kematian Hitler. Ada yang mengatakan Hitler meninggal di Argentina, Brazil, Amerika Selatan, bahkan Indonesia.

***

Jurnalis Argentina sekaligus pengarang buku ‘Bariloche Nazi’, Abel Basti meyakini Hitler tewas di Argentina pada 1960.

Basti mengklaim Hitler melarikan diri dari Jerman menggunakan kapal selam. Bersama belahan jiwanya, Eva Braun, Hitler diyakini menghabiskan hari-hari terakhirnya di sebuah kota bernama Bariloche. Basti mendasarkan klaimnya atas keterangan beberapa saksi.

Kemudian, seperti dikutip laman Salisburypost, 30 Agustus 1999, artikel surat kabar pada 17 Juli 1945, memberitakan Hitler dan Eva braun terlihat di Argentina.

Seorang wartawan mengirim cerita dari Montevideo ke Chicago Times — Hitler dan Braun melarikan diri ke Argentina dengan kapal selam. Keduanya hidup di kompleks orang-orang Jerman di Patagonia.

Sementara, klaim bahwa Hitler meninggal di Brazil didasarkan pengakuan anggota NAZI bahwa Hitler meninggal pada 1980 di Brazil.

Brazil diketahui sebagai tempat pelarian para mantan pengikut Hitler. Sebuah makam NAZI bahkan ditemukan di pedalaman Hutan Amazon, lengkap dengan lambang NAZI di nisan yang berbentuk salib.

Makam NAZI di pedalaman Amazon

***


Sebuah artikel mengejutkan telah lama beredar di sejumlah mailing list dan laman jejaring sosial. Artikel itu berisi versi lain cerita kematian diktator Jerman, Adolf Hitler. Dikatakan Hitler meninggal di Indonesia.

Cerita ini berawal dari sebuat artikel di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo — dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama ‘Hope’ di Sumbawa Besar.

Dia menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960. Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut.

Klaim yang diajukan dr Sosrohusodo jadi polemik. Dia mengatakan dokter tua asal Jerman yang dia temui dan ajak bicara adalah Hitler di masa tuanya

Bukti-bukti yang diajukan Sosrohusodo, adalah bahwa dokter tersebut tak bisa berjalan normal — Dia selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan.

Kemudian, tangannya, kata Sosrohusodo, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal mirip Charlie Chaplin, dan kepalanya gundul.

Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hilter di masa tuanya — yang ditemukan di sejumlah buku biografi sang Fuhrer. Saat bertemu dengannya di tahun 1960, orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun.

Menurut Sosrohusodo, dokter asal Jerman yang dia temui sangat misterius. Dia tidak punya lisensi untuk jadi dokter, bahkan dia sama sekali tak punya keahlian tentang kesehatan.

Keyakinan Sosro, bahwa dia bertemu Hitler dan Eva Braun, membuatnya makin tertarik membaca buku dan artikel soal Hitler. Kata dia, setiap melihat foto Hitler di masa jayanya, dia makin yakin bahwa Poch, dokter tua asal Jerman yang dia temui adalah Hitler.

Keyakinannya bertambah saat seorang keponakannya, pada 1980, memberinya buku biografi Adolf Hitler karangan Heinz Linge yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria.

Dalam halaman 59 artikel itu diceritakan kondisi fisik Hitler di masa tua. “Sejumlah orang Jerman tahu Hitler menyeret kakinya saat berjalan, penglihatannya makin kabur, rambutnya tak lagi tumbuh. Kala perang makin berkecamuk dan Jerman terus dipukul kalah, Hitler menderita kelainan syaraf.”

Saat membaca buku tersebut, Sosro makin yakin, sebab kondisi fisik yang sama dia temukan pada diri Poch.

Dalam buku tersebut juga diceritakan tangan kiri Hitler selalu bergetar sejak pertempuran Stalingrad (1942 -1943) — yang merupakan pukulan dahsyat bagi tentara Jerman.

Sosro mengaku masih ingat beberapa percakapannya dengan Poch yang diduga adalah Hitler. Poch selalu memuji-muji Hitler. Dia juga mengatakan tak ada pembunuhan di Auschwitz, kamp konsentrasi yang diyakini sebagai lokasi pembantaian orang-orang Yahudi.

“Saat saya bertanya soal kematian Hitler, dia mengatakan tak tahu. Sebab, saat itu situasi di Berlin dalam keadaan chaos. Semua orang berusaha menyelamatkan diri masing-masing,” kata Sosrohusodo, seperti dimuat laman Militariana.

Sosro mengaku pernah memeriksa tangan kiri Poch yang selalu bergetar. Saat menanyakan kapan gejala ini mulai terjadi, Poch lalu bertanya pada istrinya yang lalu menjawab, “ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan padamu bahwa kau memukuli meja berkali-kali.”

Goebbels yang disebut istri Poch diduga adalah Joseph Goebbe, menteri propaganda Jerman yang dikenal loyal dengan Hilter. Kata Sosro, istri Poch, yang diduga Eva Braun, beberapa kali memanggil suaminya ‘Dolf’, yang diduga kependekan dari Adolf Hitler.

Usai membaca artikel-artikel tersebut, Sosro mengaku menghubungi Sumbawa Besar. Dari sana, dia memperoleh informasi dr Poch meninggal di Surabaya.

Poch meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel.

Sementara istrinya yang asal Jerman pulang ke tanah airnya, Poch diketahui menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial S. Dia diketahui tinggal di Babakan Ciamis.

Setelah menutup mulut, S akhirnya memberi semua dokumen milik suaminya pada Sosro. termasuk foto perkawinan, surat izin mengemudi lengkap dengan sidik jari Poch.

Ada juga buku catatatan berisi nama-nama orang Jerman yang tinggal di beberapa negara, seperti Argentina, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, dan Tibet. Juga beberapa tulisan tangan steno dalan bahasa Jerman

Buku catatan Poch berisi dua kode, J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan.

“Ada kemungkinan buku catatatan dimiliki dua orang, Hitler dan Eva Braun,” kata Sosro.

Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler — yakni B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum dia ke Sumbawa Besar.

Istri kedua Poch, S juga menceritakan suatu hari dia melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, “jangan bilang siapa-siapa.”

Sosro mengaku tak ada maksud tersembunyi di balik pengakuannya. “Saya hanya ingin menunjukan Hitler meninggal di Indonesia,” kata dia.

Hingga saat ini apakah Hitler tewas di bunker, di Argentina, Brazil, atau Indonesia, belum bisa dipastikan. Kisah akhir hayat ‘sang Fuhrer’ terus jadi misteri.

video Murray State guard hits half-court shot from his knees

Foto Topless Jenny Cortez Beredar

Gambar

17/02/2010

Foto-foto syur aktris pendatang baru Jenny Cortez mendadak beredar di internet. Jenny yang syok, merasa dijebak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Pastinya lah (dijebak-red). Sebelumnya ada perjanjian untuk tidak membawa kamera ke ruangan,” ujar Jenny geram saat dihubungi detikho via ponsel Rabu (17/2/2010)

Jenny pun mengaku pusing mengapa foto-fotonya bisa beredar, apalagi ini bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya foto-foto syur Jenny juga tersebar luas di internet saat ia terlibat dalam produksi film ‘Air terjun Pengantin’ (ATP).

“Kemarin sempat masalah ATP juga,” tambahnya. Sekadar informasi, foto Jenny saat syuting ATP yang beredar adalah ketika ia melakoni adegan di pantai, hanya mengenakan bikini.

Pemain film bertubuh seksi itu membantah jika foto-foto syurnya sengaja disebarkan untuk menaikan popularitas. “Kalau untuk menaikan popularitas, kenapa fotonya nggak saya sebar sebelum filmnya keluar? Filmnya udah keluar dari bulan Januari kemarin,” tutupnya.

Negara Lain merespon positif Program Kewirausahaan Muda RI

EntrepeneurshipEntrepeneurship

JAKARTA : China ingin menduplikasi program kewirausahaan muda yang dilaksanakan Indonesia dengan merekrut para sarjana fresh graduate (lulusan baru) dan sudah tersebar di 6 provinsi, yakni Bali, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jambi, Yogyakarta, dan DKI Jakarta.

China berencana menadopsi program pemberdayaan para sarjana lulusan baru tersebut, ketika Deputi Bidang Pengkajian SDM Kementerian Negara Koperasi dan UKM I Wayan Dipta mengunjungi kota Xianmen dalam agenda pengembangan usaha kecil menengah (UKM) Asean.

“Kami mempresentasikan program-program unggulan yang digagas Menteri Koperasi dan UKM. Peserta, termasuk China member respon positif, karena program itu mereka nilai brilian bagi pengembangan wirausaha ke depan,” ujar I Wayan Dipta, kemarin.

Meski demikian, jumlah entrepreneur atau wirausaha yang ideal di Indonesia hingga 2010, berdasarkan hasil kajian satu lembaga statistik, belum memadai. Kajian tersebut mematok, jumlah entrepreneur Indonesia harus mencapai 2 juta orang.

Adapun data Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), jumlah wirausaha Indonesia saat ini hanya sekitar 400.000 orang. Jumlah ideal para wirausaha sesuai dengan jumlah penduduk Indonesia sedikitnya 4 juta orang.

Namun,menurut Wayan Dipta, selain China, negara lain yang ingin meniru model penciptaan wirausahawan yang dilakukan oleh Indonesia, a.l. negara-negara berkembang seperti Indonesia, yakni Vietnam, Thailand, Laos, dan Filipina.

“Mereka ingin mengikuti langkah Indonesia melakukan terobosan seperti gerakan kewirausahaan dari alumnus perguruan tinggi.  Mereka melihat, apa yang dilakukan Indonesia sangat positif mendorong para sarjana menjadi wirausaha. Sebab, selama ini mereka cenderung menjadi pegawai. (sumber : bisnis.com)

Mainan Edukatif

KOMPAS.com- Di era digital ini, mainan tradisional yang bisa mengasah keterampilan dan kecerdasan sudah sulit ditemukan. Game online, atau berbagai permainan elektronik maupun boneka-boneka produk industri modern lebih menguasai mereka.

Dengan telepon seluler di tangan, anak-anak sekarang bisa bermain sendirian, baik game maupun masuk ke jejaring sosial macamfacebook. Bahkan tak jarang anak-anak TK saja sudah facebook-an.

Maka, pemberian materi permainan edukatif , menjadi sangat berarti.